Sultan Hamengku Buwono VI

Sultan Hamengku Buwono VI

Raden Mas Mustojo
Pangeran Adipati Mangkubumi
(Lahir : 19 Agustus 1821 s.d 20 Juli 1877 – Usia : 55 Tahun )
(Reign : 1855 s.d 1877 – Lama : 22 Tahun)

Source : Wikipedia.Org, buminusantara.blogdetik.com, kratonjogja.com, KITLV,

Orang Tua : Sri Sultan Hamengku Buwono IV & GKR Kencono
Istri :
Anak  : Raden Mas Murtejo (HB VII), GPH Suryaputra, Pangeran Buminoto (GPH Buminoto), GPH Poeger (1858), GPH Mangkubumi, Raden Adjeng Moorsilag,

Tokoh-Tokoh Sejaman (1821 s.d 1877) :
Raden Ngabehi Rangga Warsita (1802 s.d 1873), Pangeran Dipo Negoro,  Kassian Cephas,

Kejadian – kejadian Penting :
1.    Tahun 1821 M : Lahir (19 Agustus)
2.    Tahun 1839 M : Berpangkat Letnan Kolonel dari Belanda
3.    Tahun 1847 M : Berpangkat Kolonel dari Belanda
4.    Tahun 1848 M : Menikah dengan Putri Solo
5.    Tahun 1855 M : Menjadi Sultan menggantikan Kakaknya Hamengkubuwana V (05 Juli)
6.    Tahun 1877 M : Wafat (20 Juli)

Photo-Photo Sultan Hamengku Buwono VI :

Sri Sultan Hamengkubuwana VI adalah sultan ke-enam Kesultanan Yogyakarta yang memerintah pada tahun 1855 – 1877. Dia menggantikan kakaknya, Hamengkubuwana V yang meninggal di tengah ketidakstabilan politik dalam tubuh Keraton Yogyakarta.

Nama asli Sultan Hamengkubuwana VI adalah Raden Mas Mustojo, putra Hamengkubuwana IV yang lahir pada tahun 1821.

Hamengkubuwana VI naik takhta menggantikan kakaknya, yaitu Hamengkubuwana V pada tahun 1855, setelah Hamengkubuwana V meninggal secara misterius. Pada masa pemerintahannya terjadi gempa bumi yang besar yang meruntuhkan sebagian besar Keraton Yogyakarta, Taman Sari, Tugu Golong Gilig (Tugu Jogja), Masjid Gede (masjid keraton), Loji Kecil (sekarang Istana Kepresidenan Gedung Agung Yogyakarta) serta beberapa bangunan lainnya di Kesultanan Yogyakarta.

Pada masa Hamengkubuwana V, Raden Mas Mustojo adalah seorang penentang keras kebijakan politik perang pasif kakaknya yang menjalankan hubungan dekat dengan pemerintahan Hindia-Belanda yang ada di bawah Kerajaan Belanda. Namun setelah kakaknya meninggal dan dia dinobatkan menjadi Hamengkubuwana VI, semasa pemerintahannya dia justru melanjutkan kebijakan dari kakaknya yang sebelumnya dia tentang keras. Kedekatannya dengan Belanda membuatnya mendapat pangkat Letnan Kolonel (1839) dan Kolonel (1847) dari Belanda.

Perkawinannya dengan putri Solo (1848) yaitu kemenakan Susuhunan Paku Buwono V atau cucu Paku Buwono IV dari garwa ampeyan (selir) merupakan catatan sejarah bagi terjalinnya kembali hubungan antara Kesunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta yang sejak perjanjian Gianti (1755) sering terjadi pertikaian antara kedua belah pihak.

Semasa pemerintahan Hamengkubuwana VI kemudian mulai timbul pemberontakan-pemberontakan yang tidak mengakui masa pemerintahan Sultan Hamengkubuwana VI, namun pemberontakan-pemberontakan tersebut dapat diredam dan dibersihkan. Hal ini berkat kepemimpinan dan ketangguhan Danuredjo V, patih Keraton Yogyakarta saat itu. Hubungan dengan berbagai kerajaan pun terjalin kuat pada masa pemerintahan HB VI, apalagi setelah dia menikah dengan putri Kesultanan Brunai.

Walaupun sempat menimbulkan beberapa sengketa dengan kerajaan-kerajaan lain, tercatat bahwa Sultan HB VI dapat mengatasinya dengan arif bijaksana. Tapi lambat laun hubungan dengan pemerintahan Hindia-Belanda agak mulai menuai konflik terutama karena keraton Yogyakarta kala itu banyak menjalin hubungan dengan kerajaan-kerajaan yang menjadi musuh pemerintah Hindia-Belanda dan Kerajaan Belanda.

Pemerintahan Hamengkubuwana VI berakhir ketika ia meninggal dunia pada tanggal 20 Juli 1877. Ia digantikan putranya sebagai sultan selanjutnya bergelar Hamengkubuwana VII.

Photo Dokumentasi :

Ratoe Sepoeh, Ibu Hamengkoe Boewono VI,  1865 M

Istri-Istri Sultan Hamengkoe Boewono VI :

Putra-Putra HB VI :

Putri – Putri Sultan Hamengkoe Boewono VI : Raden Adjeng Moorsilag, Raden Adjeng Saripag, Raden Adjeng Soepia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s