Sri Susuhunan Pakubuwana VIII
Raden Mas Kusen
Susuhunan Bei
Sampeyan Dalem Hingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan Pakoeboewana Senapati Ing Ngalaga Abdulrachman Sayidin Panata Gama Kalifatulah Hingkang Kaping VIII ing Nagara Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat
(lahir di Surakarta, 20 April 1789 s.d meninggal di Surakarta, 28 Desember 1861 – umur 72 tahun)
(Reign : 1858 – 1861 – selama 03 tahun)
Source : Wikipedia.Org, keluargapakoeboewono.blogspot.com
Orang tua : Pakubuwana IV (anak ke-4) & Mas Ayu Rantansari – Istri selir (putri Ngabehi Joyokartiko, seorang mantri Kadipaten Anom, Surakarta)
Istri : B.R.Aj.Ngaisah-tidak mempunyai selir (putri dari K.P.Adip.Purbonegoro di Kediri, putra dari K.G.P.A.A. Mangkunegoro I melalui G.K.R. Purbonegoro putri Sampeyandalem Hingkang Sinuhun P.B.III yang dilahirkan dari G.K.R. Kencana (Rr.Beruk).
Anak :
1. G.K.R.Kedhaton
2. G.K.R. Hamengku Buwono VI Yogyakarta.
3. G.K.R. Bendara menikah dengan B.P.H. Hadiwijoyo II.
4. G.K.R. Hangger menikah dengan K.P.H. Kolonel Purbonegoro
Pakubuwana VIII naik takhta pada tanggal 17 Agustus 1858 menggantikan adiknya (lain ibu) yaitu Pakubuwana VII yang meninggal dunia sebulan sebelumnya.
Pakubuwana VIII naik takhta pada usia lanjut, yaitu 69 tahun karena Pakubuwana VII tidak memiliki putra mahkota. Pemerintahannya berjalan selama tiga tahun hingga akhir hayatnya.
G.K.R. Pakoe Boewana VIII (B.R.Aj.Ngaisah) dimakamkan di Pemakaman Astana Laweyan, berdampingan dengan Ramanda Beliau (diluar Kedhaton sederet dengan Ramanda Beliau)





